KLINIK PAIN ONLINE

Pencegahan Nyeri Pinggang atau Low Back Pain

Spread the love

Nyeri pinggang atau Low back pain atau lumbago dalam nyeri pinggang sering terjadi akibat gangguan pada tulang dan otot punggung. Sakit pinggang atau low back pain merupakan keluhan umum. Kebanyakan orang mengalami hal tersebut dalam kehidupan manusia. Lebih dari 80% manusia akan mengalami nyeri pinggang dalam kehidupan mereka. Low back pa,br>in adalah salah satu alasan paling sering orang berobat ke dokter atau ke medis. Nyeri pinggang terjadi pada 60-90 % sepanjang kehidupan manusia, 90 % kasus nyeri pinggang akan sembuh tanpa pengobatan dalam waktu 6-12 minggu. Kasus ini akan meningkat pada usia > 45 tahun.

Jika Anda pernah mengalami nyeri punggung bawah, Anda tidak sendiri. Sakit punggung adalah salah satu alasan paling umum orang menemui dokter atau melewatkan hari kerja. Bahkan anak usia sekolah pun bisa mengalami sakit punggung.

Intensitas nyeri punggung dapat berkisar dari nyeri tumpul, nyeri konstan hingga nyeri mendadak, tajam, atau menusuk. Ini dapat dimulai secara tiba-tiba sebagai akibat dari kecelakaan atau dengan mengangkat sesuatu yang berat, atau dapat berkembang seiring dengan bertambahnya usia. Terlalu sedikit olahraga yang diikuti dengan olahraga berat juga bisa menyebabkan sakit punggung.

PENCEGAHAN

  • Nyeri punggung berulang akibat mekanisme tubuh yang tidak tepat dapat dicegah dengan menghindari gerakan yang menyentak atau membebani punggung, mempertahankan postur tubuh yang benar, dan mengangkat benda dengan benar. Banyak cedera yang berhubungan dengan pekerjaan disebabkan atau diperburuk oleh stres seperti angkat berat, tekanan kontak (kontak berulang atau konstan antara jaringan tubuh lunak dan benda keras atau tajam), getaran, gerakan berulang, dan postur tubuh yang canggung.
    Rekomendasi untuk menjaga kesehatan punggung
  • Berolahraga secara teratur untuk menjaga otot tetap kuat dan fleksibel. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui daftar latihan berdampak rendah sesuai usia yang secara khusus ditargetkan untuk memperkuat otot perut dan punggung bawah.
  • Pertahankan berat badan yang sehat dan makan makanan bergizi dengan asupan kalsium, fosfor, dan vitamin D yang cukup setiap hari untuk mendorong pertumbuhan tulang baru.
  • Gunakan furnitur dan peralatan yang dirancang secara ergonomis di rumah dan di tempat kerja. Pastikan permukaan tempat kerja berada pada ketinggian yang nyaman.
  • Sering-seringlah mengganti posisi duduk dan berjalan-jalan di sekitar kantor secara berkala atau regangkan otot dengan lembut untuk meredakan ketegangan. Bantal atau handuk yang digulung ditempatkan di belakang punggung kecil dapat memberikan dukungan lumbar. Letakkan kaki Anda di bangku rendah atau setumpuk buku saat duduk dalam waktu lama.
  • Kenakan sepatu hak rendah yang nyaman.
  • Tidur menyamping dengan lutut ditarik dalam posisi janin dapat membantu membuka persendian di tulang belakang dan mengurangi tekanan dengan mengurangi kelengkungan tulang belakang. Selalu tidur di permukaan yang kokoh.
  • Jangan mencoba mengangkat benda yang terlalu berat. Angkat dari lutut, tarik otot perut ke dalam, dan jaga kepala tetap di bawah dan sejajar dengan punggung lurus. Saat mengangkat, pertahankan benda dekat dengan tubuh.
  • Jangan memuntir saat mengangkat.
  • Berhenti merokok. Merokok mengurangi aliran darah ke tulang belakang bagian bawah, yang dapat menyebabkan degenerasi cakram tulang belakang. Merokok juga meningkatkan risiko osteoporosis dan menghambat penyembuhan. Batuk karena merokok berat juga bisa menyebabkan sakit punggung.
BACA SELENGKAPNYA :  Oral Food Challenge Sebagai Alat Diagnosis Gangguan Nyeri dan Berbagai Gangguan Fungsional  Pada Penderita Dewasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

Powered by WhatsApp Chat

× KONSULTASI VIRTUAL NYERI Chat Di sini